Perhatikan Beberapa Hal Ini Sebelum Memilih Rumah Idaman

Dalam membeli rumah. Anda tidak sembarangan memilih karena melihat harganya yang murah dan melihat promo potongan harga. Membeli rumah merupakan jangka panjang, jika Anda hanya melihat dari harganya yang murah saja, Anda belum tahu kedepannya akan seperti apa.

Biasanya pengembang menawarkan rumah dengan dua jenis yang berbeda, yakni rumah yang sudah jadi, dan rumah indent yang akan dibangun setelah akad jual beli.

  • Membeli rumah siap huni

jual rumah siap huni

Untuk rumah yang sudah siap huni biasanya Anda akan lebih tenang, karena wujudnya sudah jadi dan sudah bisa Anda lihat sehingga Anda bisa memutuskan apakah rumah tersebut cocok untuk Anda atau tidak.

Rumahnya sudah siap huni, sehingga Anda sudah bisa langsung tinggal didalamnya dan langsung ajak keluarga tinggal bersana tanpa menunggu waktu lama atau waktu untuk pembangunan.

  • Membeli rumah secara indent

rumah dijual indent

Membeli rumah indent keuntungannya adalah Anda bisa memantau tahap pembangunan sejak awal sampai jadi. Bahkan, Anda bisa meminta tambahan desain Anda sendiri. Namun, ya Anda tentunya harus menunggu rumah tersebut sampai tuntas dibangun sebelum bisa menempatinya bersama keluarga Anda.

Melihat sertifikat

Setelah akhirnya Anda sudah menentukan rumah mana yang ingin dibeli untuk keluarga, akan ada akad jual beli yang tidak jarang akan membuat pusing dan melelahkan.

Dan yang terpenting, Anda harus mengerti apa jenis sertifikat dari rumah yang ingin Anda beli. Ada baiknya, Anda lihat dulu dibawah ini beberapa jenis sertifikat yang ada.

  • Sertifikat Hak (SHM)

Sertifkat ini merupakan tanda kepemilikan penuh atas pemegang sertifikat tersebut. SHM membuktikan kalau penjual menjadi kepemilikan paling kuat di atas lahan atau tanah dan tidak ada campur tangan dari pihak lain dan tidak memiliki batas waktu.

  • Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB)

Sertifikat ini meerupakan jenis sertifikat dimana pemiliknya hanya bisa memanfaatkan tanah tersebut, baik itu untuk mendirikan bangunan atau keperluan lain. Kepemilikan tanahnya berupakan milik negara dan memiliki batas waktu sampai 30 tahun. Jika batas waktunya sudah habis, pemilik harus mengurus perpanjangan sertifikat ini.

  • Akta Jual Beli (AJB)

Sebenarnya ini bukan merupakan sertifikat, melainkan hanya bukti perjanjian jual beli atas pengalihan hak milik properti dari jual beli. Bukti pemilikan AJB sangatlah beresiko dan rentan akan penipuan AJB Ganda, sebaiknya harus dikonversikan menjadi SHM.

Memperhatikan lokasi hunian yang akan dipilih

Jangan lupa untuk melihat lokasi hunian yang akan Anda pilih sebelum membelinya. Anda harus mempertimbangkan beberapa hal dari lokasi baik itu masalah kenyamanan, akses yang mudah, dan prospektif sehingga dalam waktu jangka panjang tidak akan membuat Anda merugi atau menyesal.

Dari hal ini, sebaiknya Anda memilih perumahan yang dikembangkan oleh pengembang ternama sehingga Anda sudah tidak harus memperdulikan masalah kualitasnya karena Anda bisa membaca review dari konsumen sebelumnya.

Atau, Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu kepada agen properti ternama untuk menentukan hunian mana yang cocok untuk tempat tinggal keluarga Anda. Biasanya mereka akan langsung menunjukkan daftar rumah dijual 300 juta yang sesuai dengan apa yang Anda butuhkan.